Tips menulis dari seorang pemula :)

Sebenarnya, cukup banyak temen-temen saya yang nanya dan minta saran bagaimana caranya menulis yang baik. Dan sebenarnya lagi, saya sendiri agak ngilu menjawab pertanyaan ini, karena saya merasa masih belum bisa membuat tulisan yang benar-benar bermanfaat disetiap untaian katanya, dan indah disetiap kalimatnya. Tapi, karena pada dasarnya kita memang harus saling belajar, mungkin ada baiknya kalau saya share bagaimana cara menulis yang sering saya gunakan. jadi, bagi yang emailnya atau message FBnya belum terjawab, bisa baca tulisan ini aja ya..
Di posting yang lalu, saya mengungkapkan apa yang seharusnya menjadi modal dasar seorang yang akan membuat tulisan. siapapun yang mempunyai visi yang mulia, komitmen yang kuat, dan niat yang tulus sudah cukup mempunyai indikator sebagai seorang calon penulis yang legendaris. Dan memang, seharusnya dalam setiap tulisan yang kita buat harus bisa mendakwahkan isinya. Tulisan yang baik adalah tulisan yang bisa mentransfer nilai-nilai kepada pembacanya. Nah, sekarang bagaimana teknis menulisnya?

Renungan Angin Malam

Disaat orang-orang tertidur lelap. Disaat banyak jiwa sudah terbuai mimpi dan empuknya bantal diganjalan kepala mereka. Aku terduduk disini. Memandang langit. Menangis. Mencaci maki diri. Betapa hinanya aku ini.

Kulihat diriku seorang pemuda. Aku mempunyai tangan, kaki, dan otak untuk berfikir. Aku mempunyai panca indera yang tak bercacat satu pun. Tapi aku belum bisa benar-benar bersyukur. Aku belum bisa memanfaatkan potensiku yang besar ini untuk kemaslahatan dan membantu orang lain. Aku belum bisa membuat diriku menjadi orang yang bila ada kesusahan di masyarakat, aku bisa menolong mereka. Menolong dengan idealismeku. Aku belum bisa memberikan buah pikiran yang berharga. Aku sangat menyesal.

Nggak Mau Pake Software Open Source? Pikirkan Lagi!

Pernah, saya menemui sebuah bahasan tentang seorang remaja yang mengajak orang untuk beralih menggunakan aplikasi open source disebuah forum online terbesar di indonesia. Reaksinya bermacam-macam, ada yang setuju, menghujat, atau ada juga yang bingung. Dia mengatakan bahwa menggunakan aplikasi bajakan bukanlah perilaku yang baik, menggunakan aplikasi yang gratis dan open source merupakan satu-satunya pilihan bagi mereka yang tidak mau mengeluarkan uang banyak untuk menggunakan teknologi informasi.

"Kalau dibiarkan terus-menerus, pembajakan itu dapat menghambat kreativitas para pengembang software lokal," (Fadil Fuad Basymeleh, Chairman PT Zahir Internasional)

Berkaitan dengan itu, saya ingin memberikan gambaran tentang sebuah negara yang saat ini cukup mengalami perkembangan yang pesat di bidang open source, yaitu India. Negara ini mengalami perkembangan pesat dalam teknologi informasi mereka karena kebanyakan dari pelajarnya dituntut untuk bisa menggunakan software open source untuk mengerjakan berbagai tugas dan kegiatan.