Share Your Project with InProject


Saat ceramah dari ustadz Salim A Fillah yang keren saat acara An-naba di sekolah kemarin, saya tiba-tiba dapet nya “bisikan gaib” lagi. Nggak jauh dari sebuah proyek web. Karena sepertinya ini akan bermanfaat, jadi saat itu juga langsung bikin desainnya dan layoutnya.


Nah, mumpung sekolah masih belum terlalu sibuk, jadi sepulang An-naba sempet-sempetin bikin situs ini. Dan setelah beberapa jam bermain-main dengan CSS, PHP, Wordpress, dan Photoshop (dan mengorbankan waktu tidur).. akhirnya dengan izin Allah, lahirlah..

Membangun Kelangkaan


Mana yang menurut anda paling berharga : emas atau garam? Siapapun yang tahu sejarah, sepertinya akan menjawab garam. Emas memang cantik, tapi anda tidak dapat hidup tanpa garam. Dan ketika garam menjadi lebih langka dari pada emas, bukan tidak mungkin garam akan dijadikan mata uang.


Tapi ini semua sudah berlalu. Garam sudah tidak bernilai lagi sekarang. Kelangkaan menjadi bagian dari identitas. Emas menjadi langka, dan harga jualnya menjadi sangat tinggi. Begitu banyak garam, membuatnya tidak bernilai lagi. Kelangkaan menjadikan penilaian yang mutlak. Kelangkaan adalah fondasi baru bagi ekonomi kita. Satu-satunya cara untuk mendapat keuntungan besar adalah dengan memperdagangkan sesuatu yang langka. Dan kabar buruknya, kita kekurangan kelangkaan saat ini.

Mencatat? petimbangkan Mindmap dan Onenote!


Bayangkan ini : Anda baru saja selesai rapat penting tentang perencanaan yang berlangsung selama tiga jam. Hampir selama itu anda membuat catatan-catatan tanpa henti dan berupaya mencatat poin-poin penting yang diungkapkan setiap orang. Anda kembali ke meja anda, membuka ctatana-dan hanya menatapnya. Yang tampak oleh anda hanyalah kumpulan kata-kata. Walaupun catatan anda menyeluruh, tak satu pun dari poin-poin penting tersebut anda pahami. Anda mencatat seadanya dari apa yang dikatakan setiap orang, namun anda tidak yakin bagaimana menyatukannya. Ini, seolah-olah, anda menemukan potongan-potingan” jigsaw”, tetapi anda tidak dapat melihat keseluruhan gambaran.

Apa yang anda lakukan? Mempermalukan diri anda dengan kembali dan bertanya kepada orang-orang lain tersebut untuk menjelaskan apa yang mereka maksudkan? Mereka melakukan tindakan apapun yang dapat anda lakukan, dan berharap ini sesuai dengan rencana keseluruhan? Atau berdoa agar diberi bimbingan Tuhan?



gw_mindmap1
Itu gambaran yang diberikan oleh Bobbi DePorter dalam salah stau bab dibukunya, Quantum Learning. Cara mencatat tradisional harus dirubah. Kita membutuhkan cara baru yang lebih efektif dan lebih menghemat waktu.

Abad dua puluh satu memberikan banyak hal baru bagi kita. Informasi yang yang sangat beragam dan mudah diakses, kesibukan yang yang menjadi rutinitas, dan berbagai kegiatan sehari-hari yang menuntut kita untuk bisa mengelola informasi dengan baik. Banyak informasi yang dapat kita akses, tapi tidak semuanya baik. Untuk membuat informasi itu bernilai bagi kita, kita perlu mengelolanya. Mencatatnya. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.